CERME, Bondowoso – Warga Desa Suling Wetan, Kecamatan Cermee, digemparkan dengan penemuan jasad seorang perempuan lanjut usia bernama Saddiyah di dalam jurang sedalam puluhan meter, Minggu (5/10/2025). Korban dilaporkan hilang sejak 1 Oktober lalu dan baru ditemukan lima hari kemudian.
Camat Cermee, Dwi Purnomo, menjelaskan bahwa jasad Saddiyah ditemukan di tebing bukit dengan kedalaman sekitar 30 hingga 35 meter, berjarak 300–400 meter dari rumah korban. Dugaan sementara, Saddiyah yang dikenal pikun terjatuh ke jurang saat berjalan seorang diri.
“Sudah ditemukan di tebing kedalaman sekitar puluhan meter,” ujar Dwi.
Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah Saddiyah langsung dimandikan dan dimakamkan di pemakaman desa setempat.
“Keluarga menerima, langsung memandikan, dan langsung dikebumikan,” tambah Dwi.
Penemuan jasad berawal dari bau menyengat yang tercium warga sekitar tebing. Setelah ditelusuri, bau tersebut berasal dari tubuh korban yang sudah mulai membusuk.
Plt Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menuturkan bahwa proses evakuasi berlangsung dramatis karena dilakukan manual di medan terjal. Jenazah dimasukkan ke kantong jenazah rangkap tiga, lalu ditandu menggunakan bambu menuruni tebing.










Leave a Reply