Bondowoso – Sebanyak 7.566 buruh pabrik rokok di Kabupaten Bondowoso resmi menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025, sebagai upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor tembakau. Bantuan tersebut disalurkan kepada buruh dari 31 pabrik rokok yang tersebar di berbagai kecamatan.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Bondowoso, Muhammad Imron, mengatakan penyaluran BLT dilakukan secara langsung kepada masing-masing penerima sebesar Rp600 ribu untuk dua bulan, atau Rp300 ribu per bulan.
“Sebanyak 7.566 buruh pabrik rokok penerima BLT DBHCHT tahun anggaran 2025 itu tersebar pada 31 pabrik rokok di sejumlah kecamatan di Bondowoso,” ujar Imron, Senin, 8 Desember 2025.
Ia menjelaskan, buruh cukup menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga sebagai syarat pencairan. Penyaluran BLT dilaksanakan dalam dua tahap, yakni akhir Agustus 2025 untuk tahap pertama, dan akhir November 2025 untuk tahap kedua.
Penyaluran Melalui Kantor Pos untuk Transparansi
Penyaluran BLT DBHCHT 2025 bekerja sama dengan Kantor Pos Indonesia Bondowoso. Menurut Imron, mekanisme ini dipilih agar proses distribusi berjalan transparan, akuntabel, tepat waktu, dan tepat sasaran.
“Kerja sama ini juga memudahkan buruh pabrik rokok menerima BLT DBHCHT karena petugas Kantor Pos turun langsung menyalurkan ke lokasi pencairan,” tambah Imron yang akrab disapa Dokter Imron itu.
Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah
Di sisi lain, Kepala Satpol Arena Tempur Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, menegaskan bahwa penyaluran BLT DBHCHT merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kesejahteraan masyarakat kecil, khususnya buruh pabrik rokok.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi penyemangat bagi para buruh untuk terus bekerja dengan baik demi meningkatkan taraf hidup keluarga.
“Satpol PP Bondowoso terus melakukan sosialisasi dan penindakan untuk membasmi peredaran rokok ilegal. Karena anggaran DBHCHT yang besar kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.
Dengan penyaluran BLT DBHCHT ini, Pemkab Bondowoso berharap bantuan yang bersumber dari dana cukai tembakau dapat terus mendukung kelompok pekerja rentan dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor industri hasil tembakau.










Leave a Reply