BPBD Bondowoso Imbau Warga Waspada Hujan Deras Disertai Angin Kencang

BPBD Bondowoso Imbau Warga Waspada Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Bondowoso, 17 November 2025 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan deras dengan intensitas tinggi yang akhir-akhir ini sering melanda wilayah Desototo Kabupaten Bondowoso. Intensitas hujan yang tinggi kerap disertai angin kencang, berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.

Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan musim hujan mulai melanda Bondowoso sejak pekan ketiga Oktober 2025. Kondisi geografis Bondowoso yang sebagian besar terdiri dari perbukitan dan pegunungan membuat wilayah ini rawan terhadap banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.

“Sementara wilayah Bondowoso sebagian besar perbukitan dan pegunungan yang rawan bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Karena itu, kami mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap hujan deras disertai angin kencang,” ujar Kristianto, Senin (17/11/2025).

Kristianto mencontohkan hujan deras intensitas tinggi disertai angin kencang terjadi dua hari terakhir, yakni Sabtu dan Minggu (15-16 November 2025). Beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Bondowoso, Grujugan, dan Maesan terendam banjir akibat luapan air saluran drainase yang tidak mampu menampung debit hujan tinggi.

“Banjir luapan air saluran drainase mengenangi puluhan rumah warga dan sejumlah titik di jalan raya Kecamatan Bondowoso, Grujugan, dan Maesan dengan ketinggian air sekitar 30 cm, hingga sempat membuat macet arus lalu lintas kendaraan,” jelas Kristianto.

Tak hanya banjir, hujan deras disertai angin kencang juga memicu tanah longsor serta pohon tumbang dan tiang listrik roboh. Di Kecamatan Binakal, tanah longsor mengakibatkan satu rumah warga ambruk, sementara tanah longsor juga menutupi jalan raya di Kecamatan Tlpgosari. Pohon tumbang dan tiang listrik roboh tercatat di jalan raya Kecamatan Sempol Ijen. Beruntung, semua kejadian tidak menimbulkan korban jiwa dan situasi tetap terkendali.

Kristianto menekankan masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak hujan deras disertai angin kencang. Masyarakat diminta menjaga kebersihan saluran drainase dan melakukan kerja bakti membersihkan selokan untuk meminimalkan risiko banjir.

“Penting lagi, masyarakat Bondowoso agar tidak keluar rumah saat hujan deras disertai angin kencang. Jika berteduh, jauhi pohon rindang atau tiang papan reklame demi keamanan dan keselamatan,” pungkasnya.

Sumber: https://www.gloriadieu.com.au/1098-2/