Teks eksplanasi ilmiah adalah jenis teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena berdasarkan fakta dan ilmu pengetahuan. Banyak siswa mencari tahu teks eksplanasi ilmiah adalah apa, bagaimana strukturnya, serta bagaimana cara membuatnya dengan benar. Karena itu, memahami konsep ini sangat penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Selain itu, teks ini sering muncul dalam soal ujian sekolah hingga asesmen nasional. Maka, kamu perlu memahami pengertian, struktur, ciri kebahasaan, serta contoh teks eksplanasi ilmiah secara menyeluruh.
Pengertian Teks Eksplanasi Ilmiah
Secara sederhana, teks eksplanasi ilmiah adalah teks yang memaparkan hubungan sebab akibat dari suatu peristiwa alam, sosial, atau budaya berdasarkan logika ilmiah.
Teks ini tidak berisi opini pribadi. Penulis harus menyampaikan informasi berdasarkan data, teori, dan fakta yang dapat diuji.
Menurut para ahli bahasa, teks eksplanasi bertujuan memberi pemahaman rasional kepada pembaca tentang bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi.
Tujuan Teks Eksplanasi Ilmiah
Pertama, teks ini membantu pembaca memahami proses suatu fenomena secara runtut.
Kedua, teks ini melatih pola pikir logis dan sistematis.
Ketiga, teks ini membangun budaya literasi berbasis sains.
Menurut saya, tujuan terpenting dari teks eksplanasi ilmiah adalah membiasakan siswa berpikir kritis, bukan sekadar menghafal.
Struktur Teks Eksplanasi Ilmiah
Struktur teks eksplanasi ilmiah adalah bagian penting yang menentukan kualitas tulisan. Tanpa struktur yang jelas, pembaca akan sulit memahami alur penjelasan.
1. Pernyataan Umum
Bagian ini berisi gambaran awal tentang fenomena yang akan dijelaskan.
Penulis harus menjelaskan topik secara singkat namun jelas.
2. Deretan Penjelas
Bagian ini memuat proses sebab akibat secara runtut.
Penjelasan harus logis dan berurutan.
Gunakan data atau teori pendukung agar informasi lebih kuat.
3. Interpretasi atau Penutup
Bagian ini berisi simpulan atau penegasan ulang.
Penulis dapat menambahkan dampak atau makna dari fenomena tersebut.
Ciri-Ciri Teks Eksplanasi Ilmiah
Agar kamu tidak keliru, pahami ciri khas teks eksplanasi ilmiah berikut ini.
Menggunakan Fakta dan Data
Teks eksplanasi ilmiah adalah teks berbasis fakta.
Penulis tidak boleh menambahkan opini subjektif.
Menggunakan Konjungsi Kausalitas
Kata hubung seperti karena, sehingga, akibatnya, dan oleh sebab itu sering muncul.
Konjungsi ini membantu menjelaskan hubungan sebab akibat.
Menggunakan Istilah Ilmiah
Teks ini sering memuat istilah sains sesuai topik.
Misalnya evaporasi, kondensasi, inflasi, atau globalisasi.
Bersifat Informatif
Teks eksplanasi bertujuan memberi informasi, bukan membujuk.
Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi
Selanjutnya, mari kita bahas unsur kebahasaan yang sering muncul.
Menggunakan Kalimat Aktif
Penulis sebaiknya menggunakan kalimat aktif agar lebih jelas.
Contoh: “Air menguap karena terkena panas matahari.”
Menggunakan Kata Kerja Material
Kata kerja seperti terjadi, menyebabkan, membentuk, dan menghasilkan sering digunakan.
Menggunakan Kata Teknis
Istilah teknis membantu pembaca memahami fenomena secara ilmiah.
Contoh Teks Eksplanasi Ilmiah Tentang Hujan
Agar lebih paham, berikut contoh singkat.
Pernyataan Umum
Hujan merupakan fenomena alam yang terjadi karena siklus hidrologi.
Deretan Penjelas
Air laut menguap akibat panas matahari.
Uap air naik ke atmosfer dan mengalami kondensasi.
Awan terbentuk ketika uap air berubah menjadi butiran air.
Ketika awan semakin berat, air jatuh ke bumi sebagai hujan.
Penutup
Dengan demikian, hujan terjadi melalui proses penguapan dan pengembunan yang berulang.
Perbedaan Teks Eksplanasi dan Teks Deskripsi
Banyak siswa masih bingung membedakan keduanya.
Teks eksplanasi ilmiah adalah teks yang menjelaskan proses sebab akibat.
Sedangkan teks deskripsi menggambarkan objek secara detail tanpa menjelaskan proses.
Menurut pendapat saya sebagai praktisi literasi, memahami perbedaan ini sangat penting agar siswa tidak salah struktur saat ujian.
Cara Menulis Teks Eksplanasi Ilmiah yang Baik
Sekarang kita masuk ke bagian praktis.
Tentukan Fenomena yang Jelas
Pilih topik yang memiliki proses sebab akibat.
Contohnya gempa bumi, pelangi, atau inflasi.
Kumpulkan Data yang Valid
Gunakan buku pelajaran atau sumber terpercaya.
Hindari mengambil informasi dari sumber yang tidak jelas.
Susun Kerangka Tulisan
Buat pernyataan umum terlebih dahulu.
Kemudian tulis proses secara runtut.
Gunakan Bahasa yang Logis
Pastikan setiap kalimat saling terhubung.
Gunakan kata penghubung yang tepat.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Banyak siswa menulis teks eksplanasi seperti cerita.
Padahal teks eksplanasi ilmiah adalah teks faktual.
Selain itu, sebagian siswa lupa menulis proses secara runtut.
Akibatnya, penjelasan terasa meloncat.
Pentingnya Teks Eksplanasi dalam Pendidikan
Teks eksplanasi melatih kemampuan berpikir kritis.
Siswa belajar menganalisis sebab dan akibat.
Kemampuan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut para ahli pendidikan, literasi sains menjadi fondasi penting dalam era digital.
Karena itu, pembelajaran teks eksplanasi tidak boleh dianggap remeh.
Kesimpulan
Sebagai penutup, teks eksplanasi ilmiah adalah teks yang menjelaskan proses suatu fenomena berdasarkan fakta dan logika ilmiah.
Teks ini memiliki struktur pernyataan umum, deretan penjelas, dan penutup.
Dengan memahami struktur dan cirinya, kamu dapat menulis teks eksplanasi dengan lebih mudah dan tepat.
Akhirnya, saya menyarankan agar kamu sering berlatih menulis agar kemampuan analisis semakin tajam. red- gelay88










Leave a Reply